Laman

27 Desember, 2013

Menjadi Air

menjadi air itu seru. mengalir sepanjang sungai, menguap, menjadi awan, berjalan-jalan bersama angin, lalu terjun bebas dan meresap ke dalam tanah lalu bercengkrama dengan akar.

with love,
Dyah Prajnyandari

26 Desember, 2013

Minggu (tidak) Tenang

Katanya ini minggu tenang. Dengan setumpuk tugas dan setumpuk bahan yang perlu dipelajari. Minggu depan ujian akhir menanti. Kartu ujian sudah berada di tangan, meskipun untuk mengambilnya butuh beberapa langkah dalam melewati masalah yang diakibatkan oleh kesembronoan diri sendiri.

Satu semester merasakan kuliah di Sastra Indonesia.. luar biasa :)
Akhirnya cukup terbiasa dengan kehidupan perkuliahan.
Saya jadi mengerti benar mengapa anak kuliahan merasa pukul 8 adalah waktu yang terlalu pagi. Hahahaha Saya mungkin jadi sedikit lebih malas belajar. Duh. Godaan pameran lukisan, pameran seni, pameran lainnya, dan festival film, dan berbagai hal....begitu berat.

Ayo hadapi!
Lawan rasa malas!
Selamat minggu tenang :D
Selamat bercengkrama dengan tugas!
Selamat belajar :D

with love,
Dyah Prajnyandari

19 Desember, 2013

Little Update

Kenapa ya akhir-akhir ini setiap buka blogger di laptop.... error.
Banyak banget waktu saya mood nge-blog dan langsung badmood saking susahnya mengakses laman ini. Duh mungkin emang sinyal aja lagi jelek ya :(

Ah iya, beberapa hari lalu saya dan kawan-kawan Sastra Indonesia 2013 mengikuti kegiatan fakultas yaitiu Kirab Budaya dan Inagurasi. Kirabnya itu kayak pawai keliling UGM, dan Inagurasinya... setiap jurusan menampilkan satu penampilan. Seruu :D

Alhamdulillah, seperti yang telah saya update di postingan sebelum ini, Sastra Indonesia berhasil mendapatkan dua gelar. Cerita Terbaik dan Aktor Terbaik. :D
Saya bangga :D

Dengan persiapan yang penuh drama (bagi saya), dan berbagai macam hal campur aduk jadi satu.

saya jadi siput, ditengah. siput paling kiri namanya Ezra, siput paling kanan namanya Hendra
Kancil itu namanya Usman :D

Ezra-Gita-saya-Usman-Hendra-Uwwi-Tiwi

with love,
Dyah Prajnyandari

16 Desember, 2013

Selamat!

Sastra Indonesia 2013 meraih gelar Cerita Terbaik dan Aktor Terbaik




Terima kasih untuk kebahagiaannya malam itu, kawan :D
Sasindo '13, saya sayang kaliaaan :*










with love,
Dyah Prajnyandari

01 Desember, 2013

selintas curahan~

Sudah 20 hari saya tidak menjejakkan kata disini.
Duuh kangen bercerita hal menarik yang terjadi di kota istimewa, Yogyakarta.

Banyak hal menyenangkan yang terjadi.
Liburan keluarga di Solo selama 3 hari, acara nonton bareng jurusan Sastra Indonesia dari angkatan 2006-2013, persiapan Kirab dan Inagurasi, Pasar Sekaten, Biennale XII, Wisuda kakak, dan masih banyak lagi.

Sekian banyak hal menyenangkan itu, sayangnya, nggak diimbangi dengan makan teratur dan istirahat yang cukup. Imbalannya apa? Yah, tubuh berontak minta istirahat. Kalau sudah begini, siapa yang bisa nolak? Bahkan dipaksakan pun tubuh tetap enggan menuruti kemauan pikiran yang bawaannya ingin jalan dan pergi kemana-mana.

Sarapan itu hal paling susah yang wajib dilakukan. Tanpa sarapan, banyak kerugian yang muncul. Ibu sering bilang gitu. Kenapa tetap susah melaksanakannya ya?

Akhir-akhir ini juga saya lagi aneh. Seketika hiperaktif, sedetik kemudian pikiran penuh dengan suatu hal lalu berdiam.

Aneh juga, mulai jenuh dengan kampus. Tahu apa saya tentang dunia perkuliahan? Baru sebentar mencecapnya sudah ingin pulang. Bagaimana bisa mempertahankan semangat seperti awal mula menjalankan rutinitas baru? Duh :(

Ah iya. Sabtu, 30 November 2013 ini, saya merasa diri saya spesial. Entah kenapa, saya merasa terharu dengan orang-orang baik di sekitar saya, yang terkadang justru saya jahat sama mereka. Empat orang baik itu, semoga mereka bisa bahagia selalu, ya. Mungkin bagi orang lain, saya terkesan berlebihan... Yah tapi mau bagaimana lagi. Inilah saya. Saya bahagia sekali bisa berada diantara orang-orang yang saya sayang, dan sepertinya saya mulai memahami arti pertemanan lebih dalam :)

with love,
Dyah Prajnyandari

10 November, 2013

Workshop Manga at Mangafest 2013

Saya amat sangat tertarik sama dunia jejepangan. Dari SD saya dan beberapa teman saya sering iseng bikin komik. Ya.. cuma iseng, dan dengan ilustrasi khas anak SD. SMP, saya cuma hobi baca komik macem-macem dan nonton anime. Awal SMA, saya dikenalkan boyband jepang bernama Hey! Say! Jump! dan dikenalin idol group AKB48 sama Upi. Jadi makin ngefans deh sama Jepang! Duh..

Sudah lama juga saya kepengen jadi komikus. Kelas empat SD waktu itu. Namanya juga anak kecil. Cita-cita berubah setiap saat. Akhirnya SMP saya cuma suka gambar dikit, SMA suka gambar dikit dan nggak nyoba ngegambar dengan suatu cerita. Berhubung ada workshop manga saat Manga Fest 2013 ini, plus ada Mas Sweta Kartika, Mas Is Yuniarto, dan Mas Matto, saya semangat banget buat ikutan workshop-nya. Apalagi waktu SMP saya sempet dipinjemin komik karya Mas Is Yuniarto, Garudayana, dan Wind Rider. Makin semangat lah! Saya ikut-ikutan nge-fans sama Mas Is Yuniarto :"D

Akhirnya saya ikut workshopnya. Sempet sedih sih karena awalnya saya kira workshopnya di auditorium. Well, saya udah nunggu dan ternyata saya baru inget kalau workshopnya di gedung A di A201. Alhamdulillah saya belum telat banget :"D

Sebelum workshop saya sempetin buat foto bareng Mas Is Yuniarto di booth merchandise Garudayana, Wind Rider, dan macam-macam.
foto saat workshop manga.
foto ini dari dokumentasi panitia Manga Fest FIB UGM 2013

saya bersama Mas Is Yuniarto

dapet tanda tangan Mas Is Yuniarto plus disemangatin XD
Sampai jumpa di Mangafest tahun depan! :D

08 November, 2013

Merajut! Knit & Crochet

Heyho! Tahu nggak hobi saya? Yah emang banyak banget sih.. salah satunya merajut :D
Sayangnya selama ini saya hanya bisa merajut dengan teknik crocheting. Saya mempelajarinya saat duduk di kelas 1 SMA bersama guru seni saya, Bu Diana. Pelajaran seni kelas 1 SMA itu yang paling menarik menurut saya. Bagi perempuan ada pelajaran menjahit, memasak, merajut, juga mempelajari teknik mencelup kaos di cat yang untuk kaos. Menyenangkan :D Dari semuanya, saya paling suka saat diajari merajut. Awal mula belajarnya memang susah, namun karena saya suka, saya amat sangat tertarik dan bersemangat untuk berusaha agar bisa lancar merajut. Saya bangga karena saya mengumpulkan hasil rajutan saya sendiri, karena beberapa ada yang menggoda saya untuk membeli rajutan yang sudah jadi. :)

Lebih disayangkan, saya hanya mengerti satu pola. Saya paling susah kalau disuruh belajar otodidak melalui buku panduan. Bingung :( Biarpun begitu, saya tetap merajut walau hanya mengerti cara membuat syal dan kupluk (sejenis topi). Selagi ada waktu senggang di dunia perkuliahan, saya membeli benang rajut dan hakpen. Hakpen itu nama jarum rajut untuk merajut dengan teknik crocheting, teknik yang saya kuasai sejak SMA. Saya pun iseng merajut syal dan nggak peduli saya bikin untuk apa. Pokoknya saya bikin aja. Kangen rajut merajut sih XD

Salah satu teman saya yang bernama Astri, melihat saya merajut. Ia lalu bercerita bahwa ia juga suka merajut dan baru belajar merajut dengan teknik knitting, yang jarumnya ada dua itu lho. Jarumnya kalau dalam bahasa Inggris disebut breien.

Mau tau bedanya crocheting dan knitting?
menurut blog yang saya baca ( http://belajarcaramerajut.com/perbedaan-merajut-crochet-dan-knitting.html )

Crochet dalam bahasa Indonesia berarti merenda. Crochet adalah kegiatan yang berhubungan dengan merangkaikan benang menggunakan alat yang disebut hakpen atau hook. Ujung benda tersebut melengkung dan berfungsi untuk merangkaikan benang. Crocheting hanya menggunakan satu hakpen. Hasil dari merenda ini lebih padat dan kaku benangnya karena satu tusukan saat merenda lebih banyak benang yang terkait.

ini contoh hasil crocheting, syal untuk Syenit.
Knitting adalah kegiatan merajut yang menggunakan dua buah jarum yang berbentuk lurus dan tajam untuk mengkaitkan benangnya. Jarum rajut tersebut dinamakan breien. Saat merajut, kedua tangan memegang jarum rajut untuk mengaitkan benang. Karena jarum yang dipakai lurus dan tajam maka jalinan benang yang dihasilkan akan lebih lembut dan lentur.

ini contoh benang katun dan breien-nya.
Rencana ingin membuat syal, masih dalam proses awal.

Sebelah kiri adalah hakpen, sebelah kanan adalah breien.
warna merah terang itu hasil crochet, warna merah marun yang mendekati cokelat itu masih dalam proses knitting.
Oh iya, saya sempat bilang kan kalau saya susah otodidak?
Nah mau tau nggak saya belajar knitting darimana?
Kemarin sore, Astri ngajak saya ke sebuah toko di daerah Monjali, tepatnya di Jl. Palagan Tentara Pelajar 132 Sleman, Yogyakarta 55581Nama tempat itu adalah Poyeng Knit Shop. Tokonya menyenangkan. Ada Mbak Ria yang jaga toko itu, sekaligus yang pertama kali mengajari saya merajut dengan teknik knit. Saya menggunakan breien ukuran 4 mm dan benang katun warna merah marun. Dengan sabar Mbak Ria mengajari saya membuat cast on, atau bagaimana cara memulai merajut, sebelum membentuk pola. Menyenangkan sekali! Nongkrong sekaligus belajar merajut disana.. mempelajari buku teknik merajut yang ada disana (walaupun saya nggak ngerti dan susah mengikuti cara merajut lewat buku panduan :" huhu). Disana nggak hanya bisa beli benang rajut dan breien atau hakpen, tetapi juga bisa membeli buku panduan merajut, membeli beraneka kancing, dan berbagai macam benda yang berhubungan dengan merajut. Kalau mau belajar merajut pun dengan senang hati Mbak Ria dan kawan-kawan mau mengajari dengan sabar. Ada minuman dan cemilan juga yang dijual disana sebagai teman belajar merajut. Pokoknya, nyaman sekali berada disana :D
Duh, jadi nggak sabar melanjutkan rajutan :D

Terima kasih banyak ya Mbak Ria atas ilmu merajutnya :D
Terima kasih banyak juga buat Astri yang udah membawa saya ke tempat yang amat menyenangkan :D

with love,
Dyah Prajnyandari

p.s. sayang saya nggak punya foto suasana tokonya, berhubung hape saya mati saat ke toko itu :(

Jogja Book Fair, Pameran Seni Rupa Ngawe Kadang

Beberapa waktu lalu, Saya, Dhifa, Nisah, dan Izul pergi ke Jogja Book Fair 2013 yang bertempat di Gedung Mandala Wanitatama di dekat Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Book Fairnya ada banyak penerbit juga toko. Ada Bentang Pustaka, Mizan, Galang Press, Great, Kompas, dan masih banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Banyak buku yang diskon, lho! :D Ada lomba menyanyi juga. Waktu itu sempat ada Trinity dan Nina Moran. Diskusi tentang buku mereka sekaligus event signing. Saya sedih soalnya saya nggak bisa datang saat Trinity dan Nina Moran hadir. Hujan lebat waktu itu. :(

Setelah puas berkeliling Jogja Book Fair, kami pergi ke Taman Budaya Yogyakarta untuk melihat Pameran Seni Rupa Ngawe Kadang. Bagi saya itu untuk yang kedua kalinya. Kami hadir pada hari terakhir pameran. Saya nggak bosan-bosannya mengagumi karya-karya pelukis dan pembuat patung dari perunggu itu. Subhanallah keren-keren :"D

Bersyukur sekali bisa ada di kota penuh seni dan banyak sekali tempat yang mendukung hobi saya :D

Setelah itu Nisah kembali ke Jogja Book Fair untuk bertemu keluarganya. Berhubung di Taman Budaya Yogyakarta terdapat Festival Film, saya, Dhifa, dan Izul memutuskan untuk menontonnya. Waaah keren-keren ya filmnya. Menarik. Ada film yang disutradrai oleh anak SMP dan itu memenangkan award ternyata! duh saya kemana aja ya, baru tau hal keren seperti ini..






menyempatkan diri makan siang di L'cost (Mirip D'cost di Jakarta, Bogor, Bandung)


langit sore itu. Tumben, Jogja berawan.salam keliling keliling,
with love,
Dyah Prajnyandari

04 November, 2013

Stand Up Comedy Tour "Mesakke Bangsaku"

Sabtu 2 November 2013 lalu, saya bersama Nisah nonton Stand Up Comedy Tour-nya Panji Pragiwaksono yang bertema "Mesakke Bangsaku". Awal saya tahu acara ini karena Nisah dengan semangatnya memberi tahu kalau ada Stand Up Comedy Tour-nya Panji Pragiwaksono.
OMG! Panji! Kapan lagi coba saya bisa kesempatan nonton stand up comedy-nya panji secara langsung? Pasti lebih seru daripada streaming di youtube kan? XD Dengan semangat saya meng-iya-kan.

Stand Up Comedy Tour "Mesakke Bangsaku" yang diselenggarakan dengan dukungan Smartfren ini bertempat di AKS Tarakanita Pringwulung, Condongcatur, Sleman, Yogyakarta. Acaranya mulai pada pukul 7.30 malam. Acara stand up comedy ini dibuka dengan stand up comedy pembuka pertama dari Mas Nanda Nuraziz. Keren ya orang itu. hahaha. Kocak banget!
Opening kedua ada stand up comedy dari Kamga. Well, sebagai newbie dalam dunia stand up comedy, saya awalnya nggak nyangka seorang Kamga bisa jadi comic, alias orang yang berdiri di panggung dan melakukan stand up comedy. Ternyata...WAW! Kamga, you're so cool! Dan.. lucu juga ketika dia naik ke panggung sambil bawa tab. Tau nggak buat apa? Buat ngecek jam. :)) Beberapa kali beliau ngecek jam di tab-nya. Lucu deh XD
Beres Kamga tampil... AKHIRNYA yang ditunggu tiba :D Please welcome.. Pandji Pragiwaksono! :D Saat itu, gue excited BANGET! Ah maaf ya jadi alay gini :|

Om Pandji sukses bikin gue ketawa sampe sakit perut! Joke-nya aaaaah pokoknya kocak deh. Nggak cuma hal lucu dan seru yang disampaikan oleh Om Pandji. Beliau juga membicarakan hal yang inspiratif banget. Ada juga pesan yang menjurus ke kesadaran politik pada remaja. Cerita-ceritanya.... sukses banget lah. Aaah pokoknya kalian kalau nonton pasti ngerasa beruntung dan nggak mungkin nyesel!

Ah iya, sayang banget saya duduk agak belakang karena saya dapet tiket reguler, dan reguler bagian depan udah rada keisi. Untungnya panitia menyediakan layar yang bisa memperlihatkan ekspreksi Om Pandji saat tampil. Ekspreksinyaaaaaaaa!! Hahaha nggak cuma cerita yang lucu dan seru dan inspiratif, ekspreksi dan mimik wajahnya juga bisa mengocok perut! :D

ini beberapa foto yang saya ambil saat Stand Up Comedy Tour "Mesakke Bangsaku"-->

ini panggung dari tempat saya duduk. Cukup jauh ya :|

Saya bersama Om Pandji yang super keren

Nisah dan Om Panjdi :D

saya dan Kamga :D

Nisah sama Kamga :D

nyempetin diri buat foto di booth fotonya :D
Nisah :D
Terima kasih banyak buat Nisah yang udah ngajak saya nonton Stand Up Comedy Tour "Mesakke Bangsaku" ini :D
Terima kasih banyak buat Mas Nanda Nuraziz, Mas Kamga, dan Om Pandji yang bikin malam minggu saya sebagai jomblo menjadi malam minggu yang amat menyenangkan! :D
Terima kasih banyak untuk Smartfren dan Citilink yang udah mendukung dan mensponsori acara ini :D

Salam hangat,
Dyah Prajnyandari

[Wiskul] Raminten :D

Setelah beberapa kali kesini sama keluarga, beberapa waktu lalu saya dan Nisah menyempatkan diri makan di Raminten. Ada harga yang terjangkau juga kok :D Porsi makanannya juga lumayan banyak :D

Raminten adalah nama rumah makan unik yang bertempat di Jl. FM Noto no. 7, Kotabaru, Yogyakarta.
Ada berbagai macam menu makanan di Raminten. Aneka susu, aneka jus, aneka jamu godhogan, bubur, kupat tahu, nasi, bakso, dan juga cemilan lainnya.

Kemarin saya memesan Es Monster, yaitu minuman lemon dengan batang sereh di dalamnya. Ditempatkan di gelas tinggi yang cantik, minuman ini amat menyegarkan. Nisah memesan Es Tenda, yaitu es Terong Belanda. Hahaha unik ya, namanya :D
Untuk makanan, aku pesan kupat tahu. Berhubung Nisah nggak lapar, akhirnya dia memesan Gudir Cokelat. Gudir adalah puding yang enak dan ada rasa santannya. Coklat leleh diatas Gudirnya enak banget menurutku. Karena ngiler sama Gudir yang dipesan Nisah, aku jadi ikut-ikutan pesan. Hahaha.

Harga makanan dan minuman di Raminten cukup terjangkau lho di kalangan mahasiswa. Ayo cobain ;D
Cobain juga es kelapa muda yang jumbo. Ukurannya bener-bener jumbo sampe-sampe nggak habis kalau dihabisin berdua!

Ini Nisah dengan Es Monster, Es Tenda, dan Gudir

Kupat Tahu

Gudir
Daripada kamu ngiler ngeliatin foto makanan diatas, yuk buruan ke Raminten :D

with love,
Dyah Prajnyandari

03 November, 2013

Pameran Lukisan di Taman Budaya Yogyakarta

Alohaa!
Beberapa waktu lalu di TBY (Taman Budaya Yogyakarta) ada pameran lukisan gratis lho! Aku, Nisah, dan Adam menyempatkan diri kesana setelah liat pameran di Bentara Budaya.

Pameran lukisan yang ada di TBY itu... KEREN. Jadi inget pas masuk Museum Affandi yang isinya lukisan keren-keren.. beuh..
Disini mata kita nggak cuma dimanjakan oleh lukisan yang bagus, tapi juga mikir ketika lukisannya agak sulit dicerna. Berhubung saya nggak berkecimpung di dunia lukis dan nggak terlalu ngerti, saya mengagumi sambil kadang bingung maksud lukisan tersebut. (Maaf ya, Om dan Tante pelukis :|) hehehe

ini selintas foto-foto yang sempat saya abadikan-->




ini patung dari perunggu. Ada dua patung dari perunggu yang dipamerkan di pameran ini. keren ya :D
with love,
Dyah Prajnyandari

02 November, 2013

[Wiskul] Sushi Kaki Lima

Sushi. Kangen makan di kedai sushi yang ada di Bogor sebenernya. Disini nggak ada kedai sushi itu. Nggak ada Goda Gado Roll yang menggoda. Nggak ada Salmon Spicy Roll yang selalu dengan hebatnya memanjakan lidah.
Eits. Nggak. Disini saya bukan mau ngomongin kedai sushi yang ada di Bogor. Saya mau cerita tentang Sushi Kaki Lima.
Kedai sushi ini terletak di samping Universitas Atmajaya di daerah Mrican, dan juga ada di samping Galeria Mall di jalan Prof Yohanes. Kalau punya kendaraan pribadi, nggak susah kok ke Sushi Kaki Lima :p saran saya sih ke Sushi Kaki Lima yang di samping Universitas Atmajaya soalnya buka dari jam 10.00-21.00 :) Kalau Sushi Kaki Lima yang di sebelah Galeria Mall buka dari jam 16.00-22.00. Kalau dari tempat saya sih lebih deket ke Sushi Kaki Lima yang berada di sebelah Galeria Mall :)

Kabar gembiranya adalah... Sushi Kaki Lima menyediakan menu Sushi Gocenk yang jelas diketahui kalau harganya Rp5.000,- dan juga free ocha. Ah enaknya kalau yang di daerah Mrican, ocha-nya bisa milih mau ocha hangat atau ocha dingin.
Nggak hanya itu, Sushi Kaki Lima yang berada di daerah Mrican juga menyediakan onigiri isi salmon seharga Rp15.000,-/2 potong. Gede loh onigirinya :)
Kalau Sushi Kaki Lima yang ada di jalan Prof. Yohanes ada menu yakitori yang nggak kalah enak plus bonus mini onigiri 3 potong. Nggak kalah enak :)

Ada menu yang recommended juga walau harganya nggak goceng. California Roll, dan juga satu set salmon, tobiko, dan udang.
California Roll adalah sushi dengan isi sosis, tempura, dan batter kemudian di roll dengan nori didalamnya kemudian dibalut dengan tobiko (telur ikan terbang) lalu diberi garnish original mayo, biji wijen, dan katsuo boshi diatasnya (source: http://sushikakilima.com/menu.php?menu=makanan).
Kalo satu set salmon, tobiko, dan udang udah jelas kan? dua potong sushi yang toppingnya salmon, satu potong sushi bertopping udang rebus, dan dua potong sushi yang bertopping telur ikan terbang, atau tobiko. Sushi ini memanjakan lidah sekali. Hahaha.
Sushi Kaki Lima juga menyediakan kudapan lho :D 

ini sekilas foto yang sempat saya abadikan --->

goceng roll dan satu set tobiko, salmon, dan udang.
(ini di Sushi Kaki Lima daerah Mrican)


dua set goceng roll.
(ini di Sushi Kaki Lima di Jl. Prof Yohanes)
Penasaran nggak sama tempatnya? Ayo buruan coba :D

salam wisata kuliner,
Dyah Prajnyandari

31 Oktober, 2013

Pameran Ilustrasi Buku Cerita Anak "Kisah Anak-anak Langit"

Hari ini, Kamis, 31 Oktober 2013, saya, Nisah, dan Adam berniat untuk melihat pameran lukisan yang ada di Purna Budaya Koesnadi Hardjosoemantri yang bertempat di dekat Grha Sabha Pramana, UGM, Yogyakarta. Sesampainya disana ternyata pintu ruang pameran terkunci, padahal waktu pameran masih ada sekitar 4,5 jam lagi. Agak kecewa juga sih, soalnya kami penasaran banget sama pameran lukisan yang ada di Purna Budaya itu.

Namun kami ingat bahwa ada Pameran Seni Rupa di Taman Budaya Yogyakarta. Kami akhirnya memutuskan untuk berangkat ke pameran selanjutnya. Namun, ternyata Adam mengetahui satu pameran lagi, yaitu Pameran Ilustrasi Buku Cerita Anak "Kisah Anak-anak Langit" yang bertempat di Bentara Budaya, Yogyakarta. Alhasil, sebelum kami berangkat menuju Taman Budaya Yogyakarta, kami menyempatkan diri untuk mampir ke Bentara Budaya, melihat pameran ilustrasinya.

ini pamfletnya
Di Pameran ilustrasi buku cerita anak, nggak cuma ilustrasinya lho, yang dipamerkan. Bahkan ceritanya di print di kertas HVS dan ditempel di ruang pameran. Jadi, yang lihat-lihat disana bisa sekalian baca ceritanya juga. Seru kaan? Pameran ini berlangsung dari tanggal 26 Oktober hingga 2 November nanti. Masih ada dua hari lagi untuk menyempatkan diri melihat pameran ini lho. :D
Ah iya, Hasil karya yang dipamerkan disini adalah hasil karya milik Pak Alim Bakhtiar. Selain menulis cerita anak, beliau juga menggambar sendiri ilustrasi dari cerita yang ia buat. Keren yaaa.. Harus lihat deh betapa serunya ceritanya dan betapa menariknya ilustrasi-ilustrasi yang dibuat oleh Pak Alim Bakhtiar ini.

ini beberapa karya beliau yang saya suka dan yang saya sempat abadikan

ini karya beliau yang menjadi favorit saya.
ini ada Nisah bersama Pak Alim Bakhtiar, dan juga saya bersama Pak Alim Bakhtiar
Menyenangkan juga melihat ilustrasinya :D Semoga bukunya cepat diterbitkan dan saya bisa beli satu! :D

with love,
Dyah Prajnyandari

29 Oktober, 2013

Sore di Parangtritis

Minggu, 27 Oktober 2013, Parangtritis, Jogjakarta.

Kami berempat, Saya, Dhifa, Nisah, dan Izul pergi ke pantai yang dekat dan nggak terlalu pegel kalo kesananya naik motor :") Ya. Apalagi kalo bukan Pantai Parangtritis :)) Pantai yang deket dan nggak terlalu bikin capek kan cuma Pantai Parangtritis dan Pantai Depok :") Pantai Indrayanti memang bagus, tapi kejauhan :|

Awalnya kami bertemu di sekretariat Bulaksumur Pos, menghadiri acara open house bagi mahasiswa yang selesai proses seleksi dan mendapatkan gelar awak magang Bulaksumur Pos. Alhamdulillah, kami berempat termasuk dalam awak magang itu. Sebenarnya ada satu lagi, Kartina, yang menjadi awak magang bersama kami, namun hari itu ia tidak datang. Sakit katanya. Maklum, sehari sebelumnya ada pementasan teater yang ceritanya sudah saya post kemarin ini.

Ide ini berawal dari percakapan sepele.
Awalnya, kami hanya ingin makan siang bersama. Aku tanya sama mereka, ingin makan siang dimana. Izul tiba-tiba menyeletuk, makan di pinggir pantai sekaligus menyelesaikan tugas Dasar-dasar Ilmu Budaya (DDIB) yang harus dikumpulkan esok harinya. Dengan bermodalkan nekat, saya langsung menyetujuinya dengan semangat dan mulai mengendarai sepeda motor menuju pantai terdekat, pantai parangtritis. Awalnya kami sempat ragu, namun kami lebih nekat. Saya memang sengaja membawa catatan untuk membuat tugas DDIB, namun tak menyangka bahwa saya kami akan menyelesaikan tugas itu di pinggir pantai (atau lebih tepatnya di mushola di pinggir pantai).

Sampai di pantai, kami mengisi perut dengan makan mie ayam plus es kelapa muda. Duh... di hari sepanas itu, es kelapa muda emang bikin seger banget ya. Sehabis itu kami menuju mushola. Setelah melaksanakan kewajiban, kami mulai sibuk berkutat dengan tugas DDIB itu. Menurutku seru juga mengerjakan tugas di tempat kayak gitu. :D

Ah iya, sekitar dua jam kemudian, tugas beres, dan waktunya berfoto ria :D
Kami berjalan ke pinggir pantai hanya untuk berfoto dan berpose sebentar, lalu pulang. Tapi.. SERU :D
Semoga suatu saat bisa berekreasi bersama teman-teman satu angkatan :D kemana pun boleh, asal ramai-ramai. Pasti jauh lebih menyenangkan :D

ah iya, ini foto narsisnya kami :D


Izul-Nunil-Dhifa-Nisah

Dhifaaaa

Izuuul

Nisaaaah

Sayaaa



Terima kasih banyak untuk siang-sore yang menyenangkan :D
Doakan agar bisa rekreasi satu angkatan, ya :"D

with a lot of love,
Dyah Prajnyandari

28 Oktober, 2013

GRHHH!

26 Oktober 2013 pukul 19.00
Malam itu adalah malam puncak bulan bahasa yang dimeriahkan oleh Teater Kami Bercerita dari Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia FIB UGM. Teater Kami Bercerita membawakan pementasan berjudul "GRHHH!" hasil adaptasi dari cerpen karya Seno Gumira Ajidarma. Pementasan kali ini disutradarai oleh Mas Ratno Hermanto alias Mas Mbes dan Mas Wijil Sinang Purba Waluya alias Mas Sinang.

Malam puncak tak hanya diisi oleh pementasan teater, tetapi juga diisi oleh peragaan busana dari Danarhadi dan ada penampilan dari Musik Patrol IKPM Jember.

Berhubung saya ikut pementasannya, jadi cerita tentang pementasannya ya :)

Pementasan ini mulai pukul 19.00 (kurang lebih) dan alhamdulillah ditonton oleh cukup banyak orang :)
Alhamdulillah juga, banyak komentar positif mengenai pementasan ini.

Pementasan ini digarap bersama-sama dan prosesnya cukup memakan waktu namun hal ini menyenangkan :D Sore-sore berkumpul untuk latihan demi pementasan ini.. seru sekali :D

ah iya, ini behind the scene-nya :D

waktunya di make up! :D

pokoknya tiap ada acara, foto berdua-berdua itu wajib hukumnya! :"D
kiri-kanan: Mas Sek, Mas Zikri, Mas Fuad, Mas Fajar, Faiz
kiri-kanan: Via, Mas Kukuh, Kartina, Mas Deo, Mbak Melita
kiri-kanan: Tiwi, Nisah, Usman, Endah, Mbak Ucig
kiri-kanan: Mbak Maya, Mas Angga, Mas Fajar, Gita, Mas Mbes
p.s. aku ga nyadar itu foto bareng mas fajar kok ada dua ya :|

bersama beberapa orang keren di balik layar. Kiri ke kanan atas ada Mbak Nining, Mbak Ce, Mbak Elsa, dan dibawahnya dari kiri ke kanan ada Mbak Novianna, Mbak Ninis, dan Mbak Odeng. Terima kasih banyak bantuannya, Mbak semuanya :*

dan ini saya bersama Mbak Dinda, yang make up-in saya :D
Dalam pementasan ini, saya berperan sebagai mbak-mbak yang dikejar zombi. hihihi lucu ya :)) make-upnya terlihat tua ya? :D tapi seru loh :D
ah iya.. untuk yang penasaran gimana cerita GRHHH!, silakan baca cerpennya :D

Terima kasih banyak untuk semua panitia Bulan Bahasa, kru pementasan, dan juga penonton yang udah meluangkan waktu untuk nonton pementasan kami.
Terima kasih juga untuk pembaca postingan ini yang udah meluangkan waktunya untuk baca postingan ini :D

Saya sayang kalian semua :*

with love,
Dyah Prajnyandari

26 Oktober, 2013

TODAY!

Sabtu 26 Oktober ini pukul 6 sore akan ada pementasan teater adaptasi cerpen "GRHHH!" karya Seno Gumira Ajidarma dalam rangka malam puncak acara Bulan Bahasa. Be there, guys ;)


sekilas, saat gladi bersih
Ah iya, doakan hpku nggak mati ya dan aku bisa mengabadikan momen ini :) cerita tentang pementasan ini menyusul yaa.. doakan semoga pementasannya sukses :D

with bunch of love,
Dyah Prajnyandari

20 Oktober, 2013

Sekilas Cerita

Pernah denger kata sumbilangeun? atau delepen? dua kata dari bahasa sunda dan bahasa jawa itu memang memiliki arti yang sama. Sakit perut saat haid. Menyebalkan memang. Yah mungkin bagi saya aja yang ngerasa hal ini cukup mengganggu aktivitas.
Sakitnya itu bisa sampai bikin beberapa orang teman saya pingsan loh. Segitu sakitnya ya...
Saya juga merasakan sakitnya, dan alhamdulillah nggak sampai pingsan.

Kebiasaan saya adalah menaruh botol beling yang diisi air panas atau hangat di perut. Bagi saya sih efektif buat ngilangin rasa sakitnya. Kalau lagi urgent dan nggak bisa nemuin botol beling plus air panas, saya biasanya menggosokkan kedua tangan saya sampai agak panas, lalu taruh di perut. Nyaman banget kalau kayak gini.

Suatu ketika, saya tengkurep saat latihan untuk sebuah pertunjukan. Saya lagi sumbilangeun. Kenapa coba saya tengkurep? ya biar perutnya anget :D
dan tiba-tiba ada yang marahin saya, sebut saja Mbak X.
ini percakapan Mbak X dan saya.

X: Kamu ngapain disitu?
S: Ngilangin sakit perut, Mbak
X: (nada agak tinggi) Kamu salah! Ngilangin sakit perut tuh bukan tengkurep. Terlentang gih!
S: Ya tapi enakan gini, Mbak
X: (membentak) Enak tapi ntar ga ilang sakitnya! Yee.. dikasih tau juga! Kalo sakit ya terlentang! 
Sebenernya percakapannya lebih panjang dari apa yang saya tulis. Saya keburu lupa tapi :))
Jujur, hati saya tiba-tiba lebih sakit ketimbang perut saya yang lagi ga karuan itu.
Kenapa?
Kalau saya terlentang, nanti anginnya bikin dingin perut saya dan sakitnya makin ga karuan. Terlentang dengan tangan di perut emang bisa, tapi itu kurang nyaman.
Saya bingung saat itu. Siapa yang sakit dan yang merasakan apakah rasa sakitnya berkurang atau enggak, ya? Lagian.. setiap orang punya gaya yang berbeda untuk menanggulangi masalahnya kan? Nggak semua cocok dengan hal yang dilakukan oleh orang lain untuk menanggulangi suatu masalah.
Iya kan?

Ah iya.
Kalau kamu, gimana menghilangkan rasa sakit perutmu?

with love,
Dyah Prajnyandari

19 Oktober, 2013

Talkshow Ekranisasi

18 Oktober 2013 lalu, ada sebuah Talkshow bertemakan Ekranisasi sebagai Potret Perkembangan Bahasa dan Sastra Indonesia bersama Mas Senoaji Julius dan Mas Bernard Batubara. Talkshow ini bertempat di Auditorium FIB UGM, Gedung C lantai 3.

Talkshow ini dibuka oleh Tari Saman dari BSO Saman (kegiatan fakultas).
Talkshow ini amat menarik, mengangkat tema film yang diadaptasi dari novel, dan perkembangannya. Seru juga mendengar komentar dari Mas Senoaji dan Mas Bernard Batubara mengenai bagaimana proses novel menjadi film, bagaimana pembaca dan penikmat film membandingkan kedua karya tersebut, dan masih banyak lagi pembahasan yang menarik.

Seusai talkshow, saya sempat meminta tanda tangan buku Cinta. (baca: cinta dengan titik) milik saya, dan juga buku kumpulan cerpen Milana milik teman saya. Senang juga bisa foto berdua bersama Mas Bernard. Sayangnya, Mas Senoaji keburu pulang sebelum saya minta foto berdua :( jadi gaada buktinya kaan :( *eh
hahaha
yaudahlah pamer foto aja ya :p

penampilan saman

MC- Mas Senoaji Julius - Mas Bernard Batubara

tiketnya
saya dan mas Bernard. Maaf blur ._.v
ah iya, foto ini hasil editan instagram. foto aslinya gelap banget soalnya gapake blitz. lagian kalo pake blitz pasti keliatan aneh
Ah iya, perlu diketahui, acara Talkshow ini adalah serangkaian acara dari acara tahunan Sastra Indonesia yang bernama Bulan Bahasa. Pada penutupan acara Bulan Bahasa tanggal 26 Oktober 2013, akan ditampilkan sebuah pertunjukan teater dari Teater Kami Bercerita. Pertunjukan teater ini mengadaptasi cerita pendek karya Seno Gumira berjudul "Grrrh!". Doakan semoga semuanya berjalan dengan lancar ya ;)

with love,
Dyah Prajnyandari