Heyho! Tahu nggak hobi saya? Yah emang banyak banget sih.. salah satunya
merajut :D
Sayangnya selama ini saya hanya bisa merajut dengan teknik crocheting. Saya mempelajarinya saat duduk di kelas 1 SMA bersama guru seni saya, Bu Diana. Pelajaran seni kelas 1 SMA itu yang paling menarik menurut saya. Bagi perempuan ada pelajaran menjahit, memasak, merajut, juga mempelajari teknik mencelup kaos di cat yang untuk kaos. Menyenangkan :D Dari semuanya, saya paling suka saat diajari merajut. Awal mula belajarnya memang susah, namun karena saya suka, saya amat sangat tertarik dan bersemangat untuk berusaha agar bisa lancar merajut. Saya bangga karena saya mengumpulkan hasil rajutan saya sendiri, karena beberapa ada yang menggoda saya untuk membeli rajutan yang sudah jadi. :)
Lebih disayangkan, saya hanya mengerti satu pola. Saya paling susah kalau disuruh belajar otodidak melalui buku panduan. Bingung :( Biarpun begitu, saya tetap merajut walau hanya mengerti cara membuat syal dan kupluk (
sejenis topi). Selagi ada waktu senggang di dunia perkuliahan, saya membeli benang rajut dan hakpen. Hakpen itu nama jarum rajut untuk merajut dengan teknik crocheting, teknik yang saya kuasai sejak SMA. Saya pun iseng merajut syal dan nggak peduli saya bikin untuk apa. Pokoknya saya bikin aja. Kangen rajut merajut sih XD
Salah satu teman saya yang bernama Astri, melihat saya merajut. Ia lalu bercerita bahwa ia juga suka merajut dan baru belajar merajut dengan teknik knitting, yang jarumnya ada dua itu lho. Jarumnya kalau dalam bahasa Inggris disebut breien.
Mau tau bedanya crocheting dan knitting?
menurut blog yang saya baca (
http://belajarcaramerajut.com/perbedaan-merajut-crochet-dan-knitting.html )
Crochet dalam bahasa Indonesia berarti merenda. Crochet adalah kegiatan yang berhubungan dengan merangkaikan benang menggunakan alat yang disebut hakpen atau hook. Ujung benda tersebut melengkung dan berfungsi untuk merangkaikan benang. Crocheting hanya menggunakan satu hakpen. Hasil dari merenda ini lebih padat dan kaku benangnya karena satu tusukan saat merenda lebih banyak benang yang terkait.
 |
| ini contoh hasil crocheting, syal untuk Syenit. |
Knitting adalah kegiatan merajut yang menggunakan dua buah jarum yang berbentuk lurus dan tajam untuk mengkaitkan benangnya. Jarum rajut tersebut dinamakan breien. Saat merajut, kedua tangan memegang jarum rajut untuk mengaitkan benang. Karena jarum yang dipakai lurus dan tajam maka jalinan benang yang dihasilkan akan lebih lembut dan lentur.
 |
| ini contoh benang katun dan breien-nya. |
 |
| Rencana ingin membuat syal, masih dalam proses awal. |
 |
Sebelah kiri adalah hakpen, sebelah kanan adalah breien.
warna merah terang itu hasil crochet, warna merah marun yang mendekati cokelat itu masih dalam proses knitting. |
Oh iya, saya sempat bilang kan kalau saya susah otodidak?
Nah mau tau nggak saya belajar knitting darimana?
Kemarin sore, Astri ngajak saya ke sebuah toko di daerah Monjali, tepatnya di Jl. Palagan Tentara Pelajar 132 Sleman, Yogyakarta 55581
. Nama tempat itu adalah
Poyeng Knit Shop. Tokonya menyenangkan. Ada Mbak Ria yang jaga toko itu, sekaligus yang pertama kali mengajari saya merajut dengan teknik knit. Saya menggunakan breien ukuran 4 mm dan benang katun warna merah marun. Dengan sabar Mbak Ria mengajari saya membuat cast on, atau bagaimana cara memulai merajut, sebelum membentuk pola. Menyenangkan sekali! Nongkrong sekaligus belajar merajut disana.. mempelajari buku teknik merajut yang ada disana (
walaupun saya nggak ngerti dan susah mengikuti cara merajut lewat buku panduan :" huhu). Disana nggak hanya bisa beli benang rajut dan breien atau hakpen, tetapi juga bisa membeli buku panduan merajut, membeli beraneka kancing, dan berbagai macam benda yang berhubungan dengan merajut. Kalau mau belajar merajut pun dengan senang hati Mbak Ria dan kawan-kawan mau mengajari dengan sabar. Ada minuman dan cemilan juga yang dijual disana sebagai teman belajar merajut. Pokoknya, nyaman sekali berada disana :D
Duh, jadi nggak sabar melanjutkan rajutan :D
Terima kasih banyak ya Mbak Ria atas ilmu merajutnya :D
Terima kasih banyak juga buat Astri yang udah membawa saya ke tempat yang amat menyenangkan :D
with love,
Dyah Prajnyandari
p.s. sayang saya nggak punya foto suasana tokonya, berhubung hape saya mati saat ke toko itu :(