Laman

13 September, 2016

Blogging~

Dimulai dengan membuat blog di multiply pada awal September tahun 2007, saya mulai blogging dan ketagihan. Nggak nyampe setahun, April 2008, saya bikin blog di sini dan mulai sok-sok mau rajin nulis lewat dua blog itu. Sekitar dua tahun kemudian, multiply tutup dan teman-teman di multiply pada entah ke mana, kecuali Inas. Mungkin satu-satunya teman dari multiply yang masih saya suka baca-baca postingannya adalah Inas. Kalau mas Yanuar hanya berteman lewat facebook. Mbak Yukina Hawmie juga hanya berteman di facebook.. eh atau saya suka lihat blognya juga ya? Duh mendadak lupa. :( Maaf mbak.

Dalam kurun waktu itu.. saya ngerasa bahagia banget bisa nulis di sini, cerita di sini, review nggak jelas di sini. Tahun 2009 dan 2010 saya sangat rajin nulis dan bahkan saya nyampah di dashboard. Literally nyampah, karena beberapa postingan saya mungkin nggak jelas (kayak sekarang ini).

Sebenarnya agak sedih karena makin lama makin jarang update. Jarang update karena banyak hal. Biasanya sih...kendala kuota. Simple. Ngeblog itu ngabisin kuota juga. Nggak terlalu banyak sih kalau cuma posting, tapi kan.. seru kalau sambil blogwalking, apalagi lihat-lihat fashion blogger yang ciamik di luar sana.  Nggak cuma kuota, kadang pulang kuliah sudah terlalu capek untuk menulis. Ada liburan malah dipakai tidur. Yah.. balada anak kuliahan ya.. :))

Tapi kesukaan menulis saya nggak berhenti, kok. Mungkin karena aplikasi [ponsel yang lebih simple adalah tumblr, jadi blog ini agak terabaikan. Seandainya aplikasi ponsel untuk blog ini juga simple dan tampilan dashboardnya juga asik.. hahaa yaa nggak gitu-gitu amat sih. Sayanya aja yang pada dasarnya..malas :))

Kalau ada waktu luang pasti saya mau cerita. Banyak banget draft yang akhirnya terlantar dan males ngepost karena udah basi. Tapi sebenarnya.... nggak apa-apa ya kalau saya posting hal yang udah terjadi sekitar sebulan atau dua bulan lalu? hahaha

Menulis juga bisa ngilangin stress loh. Menurut saya sih. It's so refreshing. Apalagi lihat blog-blog orang yang sangat rapi dengan bahasa yang tertata. Duh.. saya ini mahasiswi sastra tapi kok ngeblognya nggak kayak mahasiswi sastra ya? Coba lihat, kapan saya posting puisi-puisi atau cerpen? Nggak pernah ya malahan? :))

Ya... nggak tau ini malah ngalor ngidul.
Maafkan :"))


Oh iya, buat yang penasaran sama blognya Inas, mampir yuk. Klik di sini. Ada resep dan cerita-cerita menarik loh.

Setengah Hari yang Cukup

Hari gini mungkin berkumpul dengan teman lama udah makin susah, ya. Apalagi ada teman SMA yang sebenernya bisa ketemu tapi baru sempat ketemu 3 tahun setelah lulus. Itu pun karena salah satu dari kami ada yang liburan dua minggu di Indonesia.

Alasan utama kami susah ketemu ya... karena kesibukan. Entah gimana, satu-satunya orang yang paling sering gue temuin diantara mereka adalah Novia. Sabil dan Arsya.. mungkin kalau mau ketemu sebenernya gampang. Datang latihan capo aja. Tapi kok... datang latihan nggak semudah itu. Gue takut bener-bener jadi asing di situ. Apalagi.. bayangin. udah empat tahun lebih nggak datang, kan lucu kalau tiba-tiba datang. Walaupun kangen juga sih.

Ketika Ian mengabari bahwa ia bakalan balik selama 2 minggu ke Indonesia dan bakal ada sekitar 4 hari di Bogor, tentunya gue, Novia, Sabil, dan Arsya semangat banget buat ketemuan. Apalagi weekend. Jelas kami semua libur. Sayangnya awalnya Ian berkabar kalau dia nggak bisa weekend, padahal Arsya hanya bisa weekend karena dia di asrama. Kalau gue sih selo ya. Minggu itu masih libur, jadi bisa kapan aja. Novia pun belum masuk kuliah karena kuliah baru dimulai bulan September. (well, kampus gue kok ngebut banget ya, pertengahan Agustus udah masuk). Sabil dapat dipastikan bisa sore, setelah dia ambil kelas di semester pendeknya. Akhirnya, Ian ngebujuk orang tuanya buat malam mingguan bareng kami. Senang banget ketika dengar Ian dibolehin malam mingguan bareng kami.

Akhirnya, pada Sabtu, minggu kedua Agustus, gue ketemuan sama Sabil, Arsya, Ian, dan Novia. Kami janjian di stasiun Bogor, karena Arsya dari Tangerang dan Ian dari Bojong. Gue sama Sabil jemput mereka di sebrang stasiun dan menuju destinasi pertama, Bonex, warung seafood pinggir jalan di dekat Bogor Permai. Kami pesan kepiting dan kangkung. Gue ga berani makan banyak kepiting karena...yaaa....masa hanya untuk kesenangan sebentar gue harus menanggung bentol-bentol yang bakal muncul seharian? Ngga lucu, kan?

Berhubung Novia nggak enak badan, kami sekalian jenguk Novia. Ke rumah Novia-nya pakai commuter line. Udah lama banget nggak naik commuter line. Terakhir kali naik commuter line itu… nonton Viny hahaha (eh per 1 Desember, Viny jadi kapten tim K3 yaa?)
Jujur, awal dari perencanaan ini gue ngerasa bakal awkward banget pas ketemu karena....udah 3 tahun lebih nggak ketemu. Lega banget pas ketemu dan ternyata....sangat hangat dan benar-benar nggak ada yang berubah. Yaa.. mungkin ada beberapa yang berubah, tapi nggak ekstrim banget. Senang banget rasanya setengah hari bisa cerita-cerita, bercanda-canda, sharing berbagai hal...

Selamat menjalankan perkuliahan, teman. Sebentar lagi kehidupan sebenarnya menanti kita :”D
Senang banget kalian semua bisa dan mau meluangkan waktu untuk sekadar ketemuan.

Pokoknya harus diagendakan untuk ketemuan lagi ya? Kita mantai, mungkin? Hahahhaa