Laman

27 Oktober, 2015

Sweet Escape

Beberapa minggu yang lalu, sebelum minggu-minggu UTS, gue dan Mas Dheo berniat untuk makan siang di Mie Ayam Tumini. Sampai di sana ternyata warungnya penuh banget. Ya emang banyak yang ngerekomendasiin untuk makan di sana. Sebelumnya gue pernah makan di sana juga. Porsinya cukup banyak untuk perut kecil gue. Bumbunya mantap. Tapi... buat orang-orang yang nggak suka makanan manis, mungkin sebaiknya nyoba makan mie ini sedikit. Bumbunya enak, kental, dan..manis. 
Mungkin gue kurang cocok ya dengan makanan yang terlalu manis..

Berhubung warungnya penuh, kami bingung menentukan mau makan apa.. karena lagi pengen mie ayam dan jarang banget nemuin mie ayam yang cocok di lidah. Akhirnya ke daerah tempat KKN dia, dan.. makan mie ayam pinggir sawah. Rasanya cukup enak dan nggak terlalu manis (!) dan suasananya.... adem banget. Pinggir sawah~

Pulangnya nggak mau lewat jalan biasa. Akhirnya ke daerah deket Kebun Buah Mangunan dan lanjut ke daerah Dlingo, arah mau ke Wonosari. Jalannya... beuh! Hahaha. Untung bukan musim penghujan, ya. Kalau iya... bakal licin dan bahaya banget. 

Di tengah jalan... nemu tempat yang... kalo kata orang 'instagramable'. Dan emang... kalau lihat langsung itu indah. Berasa ada di dalam lukisan. 






Seenggaknya sedikit melepas penat... walau sekarang penatnya sudah menumpuk lagi. :))

with love,
Dyah Prajnyandari