cookieChoices = {}; Nunil

Laman

30 Januari, 2015

Ragusa, Bus Tingkat, dan Museum

Hari itu, Rabu, 28 Januari 2015, aku sama Tara ke Jakarta. Niatnya mau beli es krim Ragusa aja. Setelah itu? Nggak ada rencana lain. Turun di Stasiun Manggarai, lalu naik busway ke daerah Masjid Istiqlal. Kalau turun di Stasiun Juanda, nggak ngerti jalan ke kedai es krim Ragusa-nya :|

Sebelumnya minta izin sama ibu..

"Bu, mau ke Jakarta dulu ya. Mau ke Ragusa, makan es krim"
"Es krim? Emang di Bogor nggak ada yang jual es krim?"
"Es krimnya beda, bu..."
"......"

Iya. Es krim Ragusa emang beda. Setelah nyobain sendiri ke sana, nggak heran deh kenapa Ragusa selalu rame dari jaman dulu.


Banana Split
Aku pesan es krim Banana Split. Kacangnya enak..coklat beku yang ada di atas es krimnya juga enak. Es krimnya lembut dan nggak bikin enek. Ketagihan. Bahkan setelah habis satu porsi Banana Split, rasanya mau pesan satu porsi lagi es krim jenis lain. Es krimnya bikin ketagihan. Hahahaha 


Setelah makan es krim, kami bingung mau ke mana.. lalu... ada Bus City Tour keliling Jakarta yang gratisan. Mau dong nyobain keliling Jakarta gratis naik bus tingkat~ Hahahaha Kami niat untuk naik dari depan Masjid Istiqlal dan turunnya di tempat yang sama lagi. Setelah itu... liat nanti mau ke mana :))

Bus City Tour keliling Jakarta gratis~
aku dan Tara
Kami sengaja naik di atas.. Kalo naik bus tingkat tapi pilih kursi yang di bawah berasa nggak ada bedanya sama naik bus biasa, kan? hehehe

 Ketika busnya berhenti di depan Museum Nasional (atau biasa disebut Museum Gajah), kami akhirnya turun. Sebenernya nggak ada niatan untuk ke museum itu. Awalnya aku ngajakin Tara ke fx, iseng.. Setelah bus berhenti di depan museum itu...museum itu terlihat lebih menarik daripada fx. Apalagi aku sama Tara sama-sama belum pernah ke museum itu (meski udah berkali-kali ke Jakarta dan bosen lewat depan museum itu). Akhirnya kami masuk ke museum itu. Harga tiket masuknya Rp5.000,- untuk dewasa. Di dalam sana...waw. Aku nggak nyangka museumnya seluas itu. Sayangnya waktu yang ada nggak cukup untuk mengitari seluruh museum. Apalagi saat itu lantai 2-4 lagi nggak boleh dikunjungi. Satu lantai aja hampir seharian mengitarinya... 

Numpang narsis di depan gamelan dan wayang-wayang itu
 Seandainya waktu itu ke museumnya pas SMA, pasti lebih menyenangkan ya. Bisa ngebantu pelajaran. Hahaha

Jadi pengen jalan-jalan lagi~~

cheers,
Nyunyil

20 Januari, 2015

Bonenkai #9

Setiap tahun ada festival Jepang yang diadakan oleh BHI (Bogor Hotel Institute) di Hotel Salak yang bernama Bonenkai. Hampir setiap tahun aku dateng ke festival ini. Meski nggak ada yang berubah kecuali harga tiket masuk (dulu gratis, tahun ini 20k), rasanya tetep menyenangkan aja datang ke festival Jepang itu. Tahun ini Bonenkai diadakan pada 17 dan 18 Januari 2015.

Aku ke sana sama Tara dan Quita..iseng beli cemilan dan bando kucing~ Iseng juga beli kantong keberuntungan :)) Isinya gantungan kunci macem-macem gitu. Lucu sihh haha. Nggak nyesel belinya :3

Sempet nonton Spirited Away juga di sana.. berhubung punya filmnya di laptop jadinya aku milih untuk muter-muter bazaar dan stand makanan. Nontonnya bisa di rumah aja, kan~ haha bisa sambil ngemil dan tidur-tiduran :))

Oh iya, mau share foto-foto kemarin yaa~

aku, Tara, Quita
                                      

imut ya...

Winda cosplay jadi Asuna XD


pengen boneka digimon-nya..
Oh iyaa.. di Bonenkai sempet ketemu Malfoy (teman SMP.. entah nama aslinya siapa...), Afrizal, Intan, Tio, Arsyad, sama Isfari. Berasa reuni ya~ haha..
Kira-kira tahun depan ke sana lagi nggak, ya?

cheers,
Nunil

18 Januari, 2015

Plesir di Jakarta~

Jumat, 16 Januari 2015 lalu saya dan Vity jalan-jalan di Jakarta, bedua doang. Awalnya sih cuma mau ke PNRI (Perpustakaan Nasional Republik Indonesia), tapi sekalian jalan-jalan jadinya. Hahaha

Kami ketemuan di Stasiun Kota dan jalan-jalan bentar di Kota Tua, iseng masuk ke Museum Wayang dan Museum Keramik (setelah berkali-kali ke Kota Tua, ini pertama kalinya saya masuk ke kedua museum itu...).

Ah iya.. ketemu badut Woody, salah satu tokoh di Toys Story... dan... kami foto bareng lho :p (maaf ya kayak anak kecil..)
nunil dan woody

Vity dan Woody
 Setelah muter-muter museum, perut saya lapar.. Bingung mau makan di mana, akhirnya Vity ngajak makan di depan SMA-nya. Kami naik busway ke Glodok (cuma satu halte sih, tapi kalau jalan kaki jadi jauh banget). Di depan sekolah Vity ada yang jualan Bakmi enak banget. Mienya bikin sendiri dan...menurutku itu mie yang enak banget. Biasanya mie yang buat sendiri nggak semantep mie yang dibuat di toko itu. Setelah itu Vity ngajak ke suatu sudut di daerah Glodok yang jual mochi. Mochi-nya homemade dan...beda deh sama mochi biasanya. Kenyal, wangi pandan, wijennya banyak.. mochinya juga besar. Duh, jadi pengen beli mochi ke sana lagi. Suasana di sana menyenangkan ya.. mungkin karena sebentar lagi imlek jadinya...meriah dengan baju-baju imlek bernuansa kambing kayu. Hehehe

Setelah kenyang, akhirnya kami menuju PNRI. Di sana cuma buat kartu doang, nyari buku sebentar tapi bingung dan...kalau mau minjem buku pun entah bisa ngembaliinnya kapan karena jalan menuju PNRI belum tentu aku hapal lagi kalo ke sana sendirian. :|

Setelah itu...cuma minum bentar, ngilangin kangen sama slurpee (bubble gum ftw!).
ah iya, kami sempat berfoto bersama~~

saya dan Vity

Sampai Bogor udah sore... dan sore itu indah banget dengan matahari yang hampir terbenam dan...siluet gunung Salak. Senang bisa mengabadikannya :)