cookieChoices = {}; Nunil: Putri Gang Senggol

Laman

13 Mei, 2009

Putri Gang Senggol

Narator : Pada suatu hari di sebuah rumah besar dan mewah di dalam Gang Senggol, tinggallah seorang putri cantik dengan ibu tirinya yang sangat jahat dan kejam. Ibu tirinya amat iri dengan kecantikan Putrinya yang bernama Putri Susi.
Dyah : Hai Cermin Ajaibku, katakanlah pada Ratumu, siapakah perempuan tercantik di Gang Senggol ini?
Cermin Ajaib : Yang paling cantik adalah engkau, Ratuku. Namun ternyata ada seseorang lagi yang melebihi kecantikanmu, Ratu.
Dyah : Siapa wahai cermin? Jujurlah padaku, jujurlah padaku…
Cermin Ajaib : Sebenarnya, anak tirimulah yang melebihi kecantikanmu itu, Ratuku..
Dyah : Apa? Tidak ada yang boleh melebihi kecantikanku! Bukannya kau selalu berkata bahwa aku paling cantik di gang ini? Sekarang kok malah Susi?
Cermin Ajaib : Tapi aku selalu jujur. Nggak pernah bohong, tahu!
Narator : Tiba-tiba, pintu kamar Ratu terbuka.
Susi : Bunda, sarapannya sudah siap!
Dyah : Kamu ini tidak sopan sekali! Setidaknya ketuk pintu dulu!
Susi : Maaf bunda, tanganku sedang membawa sarapan untuk bunda.
Dyah : Taruh saja di meja itu!
Susi : Baik bunda..
Narator : Susi pun pergi meninggalkan kamar ibunya.
Dyah : Aku jadi punya ide! Sebaiknya aku bunuh saja Susi agar tak ada yang menyaingi kecantikanku ini. Hahahhaaha…


Narator : Dyah pun memanggil Amel yang telah berhutang budi padanya.
Amel : Ada apa Ratu?
Dyah : Kamu ingat saya pernah menyelamatkan hidup kamu?
Amel : Ya Ratu, saya masih ingat..
Dyah : Saya ingin kamu membalas kebaikan saya!
Amel : Apa yang bisa saya lakukan, Ratu?
Dyah : Kamu harus membunuh anak tiri saya yang bernama Susi!
Amel : Membunuh? Tapi Ratu…
Dyah : Tak ada tapi-tapian! Kalau tidak mau, kamu yang saya bunuh!
Amel : Baik Ratu, tapi bagaimana cara saya untuk membunuh Susi?
Dyah : Begini, saya menyuruh Susi ke kebun Mang Robby, saat itu, kamu tembak dia pakai senapan angin ini!
Amel : Baik Ratu. Saya akan melaksanakannya.


Narator : Tidak lama kemudian, Ratu menyuruh Susi ke kebun Mang Robby untuk membeli buah apel.
Amel : Aduh, sulit sekali. Dia kan anak yang baik. Aku tak tega untuk membunuhnya.
Narator : Amel pun memanggil Susi.
Amel : Susi!
Susi : Ya, ada apa Mel?
Amel : Kamu harus lari, Si. Ada sebuah pondok peranginan di ujung kebun. Sebaiknya kamu lari kesana. Nanti aku akan menyusul!
Susi : Sebenarnya ada apa, Mel?
Amel : Cepat sana.. Nanti Ratu akan membunuh kamu.


Narator : Susi pun berlari ke pondok peranginan itu. Sedangkan di Istana…
Amel : Ratu, saya sudah membunuh Susi.
Dyah : Ya sudah. Terima kasih ya. Sana, pergi!
Narator : Amel pun meninggalkan ruangan.
Dyah : Wahai cermin, siapakah yang paling cantik sekarang?
Cermin Ajaib : Yang paling cantik, masih Susi, Ratuku..
Dyah : Apa?! Susi kan sudah mati!!
Cermin Ajaib : Tidak Ratu. Dia berada di Pondok Peranginan di ujung kebun.


Narator : Mendengar hal itu, Dyah pergi menuju ke Pondok peranginan membawa minuman yang mengandung racun dengan menyamar menjadi seorang penjual minuman.
Dyah : Permisi, nak? Apakah kamu mau membeli minuman ini? Saya sudah berjualan dari tadi tapi tak ada yang ingin membeli..
Susi : Ya sudah.. saya beli bu. 1 juga cukup.
Narator : Tiba-tiba setelah Susi meminum minuman dari penjual itu, Susi terjatuh.
Dyah : Hahaha.. sekarang, aku yang tercantik, kan?!!!
Narator : Dyah pun kembali ke kerajaannya. Sementara Amel berusaha menyadarkan Susi.
Amel : Susi.. bangun Susi.. Si!! Bangun!!
Narator : Amel pun menyemprotkan penawar racun yang diambil dari kediaman Ratu ke tangan Susi. Beberapa saat kemudian, Susi sadar. Sedangkan di kerajaan Sang Ratu…
Dyah : Cermin Ajaibku.. sekarang aku kan yang paling cantik?
Cermin Ajaib : Tidak.. Tetap Susi yang tercantik, Ratu..
Dyah : Dasar Cermin pembohong!
Narator : Saking kesalnya, Dyah melempar cermin itu. Dyah pun menghilang karena nyawanya pun berada di cermin tersebut. Susi lalu menjadi Ratu di Gang Senggol dan hidup bahagia…



note: ini cuma saduran dari kisah ternama, Snow White. tapi aneh juga ya kalo tercantiknya cuma di gang. ya ampun.. memperebutkan siapa yang paling cantik cuma se-gang. mending gitu sedunia atau se antariksa atau apa kek. haduh haduh.. ckckck.. *yang unik cma jdulnya doang. isinya mah.. =_=" zzzzzz... *


~ChiRPpie~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar