cookieChoices = {}; Nunil: dengan emosi

Laman

13 Januari, 2011

dengan emosi

Mereka yang disana, yang berada pada deretan pojok kelas, di bangku belakang.
Mereka (menurut saya) mencap diri mereka cantik. saya mengakui hal itu. mereka sering menyisir di kelas. kadang mereka memasang kuteks saat pelajaran (-__-"). mereka anak yang cukup dikenal orang. Mereka terkesan baik. Mereka terlihat tahu aturan. Dari luar, penampilan mereka menunjukkan bahwa mereka tahu aturan dan mereka baik.

Tapi hari ini dugaan saya tentang hal baik dari mereka salah. Salah seorang dari mereka masuk ke toilet kelas, dan mencelupkan kakinya ke ember. dan apa yang ia lakukan setelah itu? Ia keluar dengan enaknya dari kamar mandi dan pergi menjauh. Ia bahkan tidak membuang air bekas kakinya itu. Itukah yang disebut tahu aturan? Itu yang disebut baik?

Saya kecewa melihat penampilan luar mereka.
Ternyata orang kaya bisanya begitu ya..
Bayangin deh misalnya ada yang mau menggunakan toilet itu sesudah dia. Apa nggak jijik, pake air bekas kaki dia? Pikiran dia ditaro dimana sih? Ngawur semua. dan kasian kan orang yang udah make air itu, terus sama mereka dengan seenaknya nyuruh orang tersebut buang airnya dan bilang itu bekas kaki salah satu dari mereka. Sakit hati, ngerasa jijik, itu pasti. kesel dong liat orang yang dari luarnya berpendidikan, cantik, kaya, pinter, tapi dalemnya gatau aturan. -_-
disini gue ga nyalahin temen temen dia. gue juga nggak nyalahin yang make bak itu buat kaki. tapi seenggaknya mikir dong, airnya kan kotor bekas dia, kenapa ga dibuang sendiri? kenapa mesti nunggu orang make air (yang menjijikkan) itu baru nyuruh orang buat ngebuang airnya? otaknya tuh dimanaaaaaa? -_- bukan di dengkul. tapi emang nggak punya kayaknya. -__-"

yang jelas gue ga peduli saa permintaan maaf. yang gue peduliin adalah otak lo yang kayaknya udah nggak ada pada tempatnya, atau lo nggak ngerti cara make otak lo sehingga pikiran lo kacau gitu. atau mungkin orang tua lo ga bisa ngajarin lo? kasian banget ya

2 komentar:

  1. gpp lah klu mereka bertindak dan berprilaku seperti itu.. tokh di setiap tempat disetiap kelas di tiap ruang pasti ada yg seperti mrk, tanpa mereka pun, pasti kelas jd hambar, bener gag?!?! :p santai ajja :)

    BalasHapus
  2. ya tapi seharusnya mereka bisa mikir sedikit dong. tau sopan santun sedikit. -_- gaakan hambar. justru kelas tanpa mereka malah lbih mengasyikkan, menurut saya. anda gatau sih mereka tuh kayak gimana -_-

    BalasHapus