cookieChoices = {}; Nunil: sampah

Laman

23 Januari, 2014

sampah

Saya bingung kenapa saya segininya sama Jogja.
Saya tahu bahwa Jogja adalah kota yang istimewa... tapi...se-istimewa apakah kota itu?
Apa yang menyebabkan kota istimewa itu menjadi lebih nyaman dari kota kelahiran yang bahkan terdapat rumah disana?
Di Jogja saya cuma ngekos. Cuma kuliah. Ngerjain tugas. Belajar. Organisasi. Lihat pameran.
Bogor kehilangan daya tariknya.
Bukan karena hujan berhari-hari.
Bukan karena terdapat kenangan sial di setiap sudut.
Jogja pun banyak kenangan sial hampir di setiap sudut. Mengapa Jogja membuat saya lebih nyaman? dengan segala atmosfirnya.

Mungkin satu-satunya yang bikin nyaman adalah pergi ke sekolah, bertemu dengan adik-adik kelas di Sentinels Flag Football, bertemu Sasha, Nindy, Dika, Fadil, Jeremy, Raja.. Lalu setelah mereka lulus, apa tujuan saya ke Bogor, yang sudah kehilangan rasa nyaman lagi?
Ya. Bertemu keluarga sudah pasti.
Lalu apa lagi?
saya pun butuh komunikasi dengan teman, bukan..
Kalau mereka sudah nggak di SMA... saya sama siapa.. kemana...

ah iya. saya memang sendirian. I'm forever alone like everyone says.

with love,
Dyah Prajnyandari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar